Low Cost Web Design, Mungkinkah?
Dilema terbesar yang dihadapi para desainer web adalah pilihan perangkat keras dan perangkat lunak. Untuk menunjang pekerjaan ini dibutuhkan perangkat keras dan lunak yang lumayan mahal, terutama perangkat lunaknya. Anda dapat membayangkan harga lisensi untuk Windows/MacOS X dan paket Adobe Studio (yang berisi Adobe Dreamweaver, Adobe Flash, dan Adobe Photoshop) yang mendekati US$ 2000. Pernah mencoba desain web menggunakan editor teks? Yang tengah melirik Linux pun akan bertanya-tanya, bisakah mendesain web menggunakan Linux.
Jawabnya tentu bisa, hanya tidak bisa mengharapkan tools secanggih di Windows/MacOS X. Adobe belum berencana membuat paket aplikasi untuk Linux (selain Adobe Reader dan Flash Player), apalagi Microsoft. Namun, jika rajin mencari, ada banyak pilihan perangkat lunak desain web yang gratis untuk Windows dan Linux.
Berikut ini beberapa perangkat lunak alternatif untuk desain web :
Windows :
- Serif WebPlus
- WebDwarf
- FirstPage 2006
- Nvu
Linux :
- Nvu
- Screem
- Quanta
- BlueFish
Untuk menunjang desain web, dibutuhkan perangkat lunak desain grafis. Alternatif perangkat lunak grafis gratisan antara lain :
Windows :
- Paint.net
- Gimp
- Serif PhotoPlus
Linux :
- Gimp
- Krita
Kesimpulannya? Bikin web pake tools gratisan pun masih bisa, yang penting kan outputnya, bukan alatnya.
July 4th, 2007 at 5:34 am
jangan pernah lupa makna dari sebuah lagu
apa artinya dunia tanpa lagu
July 4th, 2007 at 5:37 am
jazz,pop,rock,blues,rocknroll
semua adalah sebuah kombinasi saja tinggal kita yang mengembangkan nya saja
asalkan harmonisasi di jaga
July 4th, 2007 at 5:39 am
memain kan sebuah alat musik sbenar nya mudah tp kita jangan lupa menekuni aja kok