Low Cost Web Design, Mungkinkah?

Dilema terbesar yang dihadapi para desainer web adalah pilihan perangkat keras dan perangkat lunak. Untuk menunjang pekerjaan ini dibutuhkan perangkat keras dan lunak yang lumayan mahal, terutama perangkat lunaknya. Anda dapat membayangkan harga lisensi untuk Windows/MacOS X dan paket Adobe Studio (yang berisi Adobe Dreamweaver, Adobe Flash, dan Adobe Photoshop) yang mendekati US$ 2000. Pernah mencoba desain web menggunakan editor teks? Yang tengah melirik Linux pun akan bertanya-tanya, bisakah mendesain web menggunakan Linux.

Jawabnya tentu bisa, hanya tidak bisa mengharapkan tools secanggih di Windows/MacOS X. Adobe belum berencana membuat paket aplikasi untuk Linux (selain Adobe Reader dan Flash Player), apalagi Microsoft. Namun, jika rajin mencari, ada banyak pilihan perangkat lunak desain web yang gratis untuk Windows dan Linux.

Berikut ini beberapa perangkat lunak alternatif untuk desain web :
Windows :

  1. Serif WebPlus
  2. WebDwarf
  3. FirstPage 2006
  4. Nvu

Linux :

  1. Nvu
  2. Screem
  3. Quanta
  4. BlueFish

Untuk menunjang desain web, dibutuhkan perangkat lunak desain grafis. Alternatif perangkat lunak grafis gratisan antara lain :
Windows :

  1. Paint.net
  2. Gimp
  3. Serif PhotoPlus

Linux :

  1. Gimp
  2. Krita

Kesimpulannya? Bikin web pake tools gratisan pun masih bisa, yang penting kan outputnya, bukan alatnya. :)

3 Responses to “Low Cost Web Design, Mungkinkah?”

  1. baya ricky anza Says:

    jangan pernah lupa makna dari sebuah lagu
    apa artinya dunia tanpa lagu

  2. baya ricky anza Says:

    jazz,pop,rock,blues,rocknroll
    semua adalah sebuah kombinasi saja tinggal kita yang mengembangkan nya saja
    asalkan harmonisasi di jaga

  3. baya ricky anza Says:

    memain kan sebuah alat musik sbenar nya mudah tp kita jangan lupa menekuni aja kok

Leave a Reply