Archive for the 'Web' Category

Nama Domain Gratis

Wednesday, October 8th, 2008

Setelah nama domain .id tidak lagi gratis, dengan tarif mulai Rp 25.000,00 - Rp 100.000,00/tahunnya, maka alternatif nama domain gratis pun beralih kembali ke layanan-layanan yang selama ini sudah berjalan. Tiga layanan yang populer adalah:

  1. Dot TK (http://dot.tk), menawarkan nama domain www.namasitus.tk secara gratis, tanpa iklan (terhitung 27 Juni 2008), dengan syarat bahwa situs harus mencatat sedikitnya 25 hits selama 90 hari untuk tetap dapat menggunakan layanan ini.
  2. co.nr freedomain (http://freedomain.co.nr), menawarkan nama domain (URL redirect) namasitus.co.nr secara gratis tanpa iklan. Fasilitas yang tersedia meliputi: URL redirection, URL cloaking, Path forwarding, Meta tag support, dan Dynamic IP suppport.
  3. CO.CC (http://www.co.cc), menawarkan nama domain namasitus.co.cc secara gratis tanpa iklan. Fasilitas yang tersedia meliputi: DNS service, Zone Records, dan URL forwarding. Untuk melengkapinya, http://totalcc.co.cc menawarkan layanan hosting gratis lengkap dengan PHP, MySQL, dan Fantastico Script Installer!

Dari ketiga layanan tersebut, CO.CC punya keunggulan tersendiri karena layanannya yang lengkap dan gratis, cocok bagi yang ingin mengembangkan situs webnya dari awal. Sementara dua layanan lain lebih menekankan pada nama domain yang singkat dan mudah diingat.

Search Engine Friendly

Friday, November 16th, 2007

Sekali lagi: bukan Search Engine Optimization (SEO), meskipun mirip-mirip. Search Engine Friendly adalah teknik ‘mempercantik’ URL pada situs web dinamik (berbasis database, PHP, ASP, JSP). Seperti diketahui, dulu saat situs web masih statik, sepenuhnya berbasis HTML, link ke tiap halaman web hanya berupa petunjuk kedalaman path (http://www.domain.com/path1/path2/halaman.html). Situs web dinamik berbasis database, yang berarti hanya ada satu halaman HTML yang dibuat setiap ada akses, dengan isi yang diambil dari database, sehingga URL yang dihasilkan pun menjadi panjang, penuh karakter nonhuruf dan angka, serta tidak nyaman dilihat dan dihafalkan (misal: http://www.domain.com/index.php?option=com_123&4567890). SEF digunakan untuk mempercantik URL situs web dinamik menjadi seperti situs web statik. Nama SEF digunakan karena situs mesin pencari (seperti Google) umumnya lebih ‘menyukai’ URL yang tidak mengandung karakter aneh dan terlalu panjang. Namun, untuk menggunakan SEF diperlukan setting khusus di server web (biasanya Apache HTTPD) dengan mengaktifkan mod_rewrite, dan dalam beberapa kasus, mengaktifkan opsi AllowOverride. Pada aplikasi web dinamik, digunakan file bernama .htaccess untuk mengatur penamaan URL. Beberapa CMS yang menggunakan SEF antara lain: Mambo, Joomla!, Drupal, dan Liferay Portal.

Berkenalan dengan CMS: WordPress

Wednesday, October 31st, 2007

Kali ini, kita akan berkenalan dengan engine blog terpopuler saat ini, WordPress. Aplikasi ini berbasis PHP dan MySQL dan sangat mudah disetup dan digunakan, sehingga menjadi pilihan bagi mereka yang menggunakan engine blog sendiri (tidak menggunakan layanan seperti Blogger). Blog ini juga berbasis WordPress (hosting di BlogZor.com). Kita juga bisa mendapatkan hosting WordPress gratis di wordpress.com.

Fitur WordPress antara lain:

  • Blog, comment, permalink
  • Blogroll
  • RSS/Atom Feed
  • Static Page
  • Trackback dan Ping
  • Theme dan Plugin
  • WYSIWYG Editor
  • Tagging
  • File Upload/Attachment
  • Spam Filter (Akismet)
  • Export/Import

Berkenalan dengan CMS: Drupal

Sunday, September 30th, 2007

Salah satu CMS populer selain Mambo dan Joomla! adalah Drupal. CMS ini pertama kali ditulis oleh Drys Buytaert sebagai aplikasi bulletin board. Di tahun 2001, Drupal menjadi aplikasi open source. Nama Drupal diambil dari bahasa Belanda, Druppel, yang berarti drop (menetes). Drupal menggunakan PHP dan database MySQL/PostgreSQL. Drupal dikenal sebagai CMS yang simpel, elegan, dan mempunyai banyak fasilitas/fitur bulit-in, antara lain:

  • Multi Domain Website
  • Blog
  • Comments
  • Forum
  • Poll
  • RSS
  • Aggregator
  • Search Engine Friendly (SEF) URL

Situs Planet IIP dibangun menggunakan Drupal. Dibandingkan Mambo/Joomla!, Drupal mempunyai keunggulan pada kelengkapan fitur, ukuran aplikasi yang lebih kecil, dan fleksibilitas (multidomain, SEF, PostgreSQL). Sedangkan Mambo/Joomla! mempunyai keunggulan pada komunitas yang (sementara ini) lebih besar, sistem templating yang lebih fleksibel, instalasi yang lebih mudah, dan modul administrasi yang lebih mudah digunakan.

Berkenalan dengan CMS: Mambo/Joomla!

Friday, August 31st, 2007

Mulai edisi ini kita akan mengulas satu per satu mengenai CMS (Content Management System). Secara gampangnya, CMS adalah paket software yang memudahkan kita membuat dan mengelola situs web. Pada awalnya akan diperlukan sedikit pengetahuan tentang hosting, nama domain, web programming, dan database. Namun setelah terinstalasi, proses selanjutnya jauh lebih menyenangkan.

Pertama, kita akan berkenalan dengan Mambo, sebuah CMS yang cukup populer di Indonesia. CMS ini pertama kali dibuat oleh perusahaan Miro dari Australia tahun 2000. Berawal dari proyek open source, Miro mengambil alih pada tahun 2002 dan menjadikannya produk proprietary. Source code versi terakhir dilanjutkan oleh komunitas dan disebut Mambo CMS atau Mambo OS (Open Source). Tahun 2005, Miro mencoba menarik komunitas Mambo CMS untuk bergabung kembali. Mambo versi komersial berganti nama menjadi Jango, dan versi open source kembali disebut Mambo. Namun, pembentukan Mambo Foundation untuk menangani Mambo menjadi kontroversi di kalangan komunitas yang berujung pada keluarnya seluruh tim pengembang Mambo pada saat itu untuk membuat proyek baru bernama Joomla!. Mambo sendiri terus berlanjut dengan tim pengembang yang baru.

Instalasi Mambo cukup mudah, namun sebelumnya diperlukan instalasi PHP dan MySQL database. Selanjutnya, instalasi Mambo dapat dilakukan dengan mengekstrak file hasil download lalu mengaksesnya menggunakan browser. Bagi mereka yang awam dengan PHP/MySQL jangan khawatir, karena kebanyakan hosting menyediakannya secara default. Banyak pula hosting yang menyediakan fasilitas installer untuk CMS populer (fantastico) sehingga kita cukup memasukkan lokasi instalasi, password administrator dan nama database. Lebih lanjut mengenai Mambo 4.5.x/Joomla 1.x bisa membaca tutorial ini.

Regulasi Baru Domain .id

Thursday, July 26th, 2007

Mulai 1 Juli 2007, pengelolaan domain .id beralih dari Depkompinfo ke organisasi PANDI (Pengelola Nama Domain Indonesia). Domain-domain .id yang telah terdaftar diharuskan memperpanjangnya sesuai ketentuan yang berlaku. Aplikasi pengelolaan domainnya secara garis besar masih sama dengan yang digunakan Depkominfo, hanya dengan tambahan untuk pembayarannya. Untuk pendaftaran domain baru pun dikenakan aturan yang lebih ketat, khususnya untuk .or.id, yang diwajibkan menyertakan akte notaris atau SK intern organisasi selain KTP penanggung jawab pendaftaran. Biaya untuk domain bervariasi mulai Rp 25.000,00 (.web.id), Rp 50.000,00 (.ac.id, .or.id, .go.id, .sch.id, .mil.id), sampai Rp 100.000,00 (.co.id dan .net.id). Lebih lengkapnya dapat dilihat di situs PANDI. Untuk perpanjangan domain (termasuk yang terdaftar sebelum 1 Juli 2007) tidak diperlukan upload dokumen. Selanjutnya, domain harus diperpanjang setahun sekali.

Low Cost Web Design, Mungkinkah?

Friday, June 29th, 2007

Dilema terbesar yang dihadapi para desainer web adalah pilihan perangkat keras dan perangkat lunak. Untuk menunjang pekerjaan ini dibutuhkan perangkat keras dan lunak yang lumayan mahal, terutama perangkat lunaknya. Anda dapat membayangkan harga lisensi untuk Windows/MacOS X dan paket Adobe Studio (yang berisi Adobe Dreamweaver, Adobe Flash, dan Adobe Photoshop) yang mendekati US$ 2000. Pernah mencoba desain web menggunakan editor teks? Yang tengah melirik Linux pun akan bertanya-tanya, bisakah mendesain web menggunakan Linux.

Jawabnya tentu bisa, hanya tidak bisa mengharapkan tools secanggih di Windows/MacOS X. Adobe belum berencana membuat paket aplikasi untuk Linux (selain Adobe Reader dan Flash Player), apalagi Microsoft. Namun, jika rajin mencari, ada banyak pilihan perangkat lunak desain web yang gratis untuk Windows dan Linux.

Berikut ini beberapa perangkat lunak alternatif untuk desain web :
Windows :

  1. Serif WebPlus
  2. WebDwarf
  3. FirstPage 2006
  4. Nvu

Linux :

  1. Nvu
  2. Screem
  3. Quanta
  4. BlueFish

Untuk menunjang desain web, dibutuhkan perangkat lunak desain grafis. Alternatif perangkat lunak grafis gratisan antara lain :
Windows :

  1. Paint.net
  2. Gimp
  3. Serif PhotoPlus

Linux :

  1. Gimp
  2. Krita

Kesimpulannya? Bikin web pake tools gratisan pun masih bisa, yang penting kan outputnya, bukan alatnya. :)

Google Applications for Domain

Monday, May 28th, 2007

Mungkin sudah banyak yang mengetahui (dan mempraktikkan) Google Applications for Domain, yang singkatnya adalah menyediakan aplikasi Google menggunakan domain milik kita. Yang dibutuhkan hanyalah nama domain terdaftar dan control panel domain yang mendukung pengaturan DNS (A, MX, CNAME, TXT). Jadi, hanya bermodalkan nama domain (seharga 75-100 ribuan setahun), Anda bisa menyediakan layanan Gmail, Google Calendar, serta Google Docs & Spreadsheet dengan nama domain Anda.

Adapun cara mendapatkan layanan ini adalah sebagai berikut :

  • Mendaftar di situs http://google.com/a, pilih edisi gratis (Free)
  • Isi form selengkapnya
  • Google akan mengecek validitas domain sebelum bisa digunakan. Ada dua cara, dengan membuat file html atau membuat CNAME baru.
  • Bila cek validitas berhasil, Anda bisa langsung login ke control panel (http://google.com/a/namadomainanda)
  • Untuk mengaktifkan layanan Gmail for Domain, Anda perlu mengubah setting MX pada domain.
  • Anda juga bisa membuat situs web untuk domain Anda menggunakan Google Homepages. Jangan lupa mengubah URLnya ke http://www.namadomainanda.
  • Aplikasi Chat juga tersedia menggunakan client Google Talk.

FAQ: Bagaimana Cara Menghasilkan Uang dari Website Kita?

Wednesday, April 25th, 2007

Banyak cara sebenarnya agar website kita menghasilkan uang, bukan hanya menghabiskannya (yang sudah pasti). Di antara beberapa cara yang bisa direkomendasikan antara lain:

  1. Memasang iklan di website, yang lagi ngetrend sekarang adalah Google Adsense. Google Adsense adalah program iklan Google yang disesuaikan dengan isi website/blog yang memasangnya. Pemasangnya mendapat fee jika pengunjung blognya mengklik pada iklan tersebut. Mirip dengan program iklan banner yang sempat populer, bedanya adalah relevansi iklan dengan situs yang memasangnya. Yang perlu diperhatikan adalah: website/blog Anda harus berbahasa Inggris, paling tidak yang digunakan untuk mendaftar. Alternatif lain adalah Text Link Ads. Lebih lanjut tentang Google Adsense dan Text Link Ads bisa dibaca di situs ini.
  2. Yang lebih serius, tentunya adalah menjual produk/jasa di situs Anda. Bentuknya bisa dari sekadar memasang info produk yang bisa dibeli dengan cara memesannya via email dan pembayaran via transfer bank sampai yang betul-betul menerapkan e-commerce, dengan shopping cart dan pembayaran menggunakan kartu kredit. Produk yang dijual bisa apa saja, yang umum adalah buku, software, kaset, CD, VCD, DVD, cenderamata, atau jasa web hosting, web design, training.

Sekilas tentang Hosting

Wednesday, March 14th, 2007

Bagian terpenting kedua untuk memiliki situs web adalah hosting atau “tuan rumah” situs web kita. Pengertian hosting di sini adalah server yang terhubung ke internet dan berisi file-file situs web kita yang bisa diakses oleh siapapun menggunakan browser web. Hosting pulalah yang akan menghubungkan file-file situs web kita dengan nama domain kita. Hosting ada yang gratis dan berbayar. Hosting gratis biasanya mempunyai batasan-batasan seperti: pencantuman iklan (dalam berbagai format), kapasitas dan fasilitas server (SSI, database, script), serta penggunaan nama domain/subdomain yang diperbolehkan. Hosting berbayar memungkinkan kita memilih sesuai dengan harga dan fasilitas yang diinginkan. Hal-hal yang biasa menjadi pertimbangan memilih hosting adalah :

  1. Harga
  2. Kapasitas (ukuran maksimal situs)
  3. Nama domain/subdomain
  4. Tool untuk upload (web, FTP)
  5. Dukungan script (web programming seperti PHP, ASP, JSP)
  6. Dukungan database (MySQL, PostgreSQL, Access)
  7. Dukungan remote shell (SSH)
  8. Aplikasi Control Panel (web administration)
  9. E-mail (POP3, IMAP, Webmail)
  10. Backup Data
  11. Support
  12. Fasilitas tambahan, misalnya tool untuk instalasi CMS otomatis

Contoh Hosting Gratis: GooglePages, Yahoo! GeoCities, FreeServers

Contoh Hosting Berbayar (Indonesia): MasterWebNet, Whplus, ICTHost